Bupati Sukabumi, Asep Japar, meresmikan Masjid Jami Nurul Huda yang berlokasi di Kampung Sinagar, Desa Nagrak Utara, Kecamatan Nagrak, Selasa (19/5/2026). Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita sebagai simbol mulai digunakannya masjid tersebut untuk kegiatan ibadah dan kemasyarakatan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sukabumi juga menyatakan komitmennya untuk membantu pembangunan sarana pendukung masjid yang dinilai masih perlu dilengkapi demi kenyamanan masyarakat.
“Melihat masjid ini masih ada yang perlu dilengkapi, insyaallah saya ikut membantu pembangunan sarana pendukung lainnya,” ujar Asep Japar
Menurutnya, masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga memiliki peran penting dalam membangun peradaban umat. Masjid dapat menjadi pusat pendidikan, sosial, budaya, hingga kegiatan kemasyarakatan lainnya.
“Selain tempat beribadah, masjid dapat digunakan untuk kepentingan pendidikan, sosial, budaya, pemerintahan, dan administrasi,” ucapnya.
Asep Japar juga mengajak masyarakat untuk memakmurkan masjid melalui berbagai kegiatan positif, terutama kajian keagamaan dan pembinaan karakter generasi muda.
“Mari kita ramaikan masjid ini melalui kajian-kajian keagamaan dan pembentukan karakter akhlakul karimah. Sehingga diharapkan lahir generasi yang taat beribadah, bermoral, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi,” katanya.
Ia berharap keberadaan Masjid Jami Nurul Huda dapat terus dijaga dan dirawat bersama agar manfaatnya dirasakan dalam jangka panjang oleh masyarakat sekitar.
“Mari kita jaga dan makmurkan masjid ini bersama-sama,” ajaknya.
Sementara itu, Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Nurul Huda, Dadang Saepudin, mengatakan pembangunan masjid dapat terwujud berkat dukungan berbagai pihak, mulai dari masyarakat setempat hingga donatur dari luar negeri.
“Alhamdulillah, dukungan masyarakat dan donatur dari Arab Saudi membuat bangunan utama masjid ini sudah selesai dibangun,” pungkasnya.



















